Headline

Berita KAMMI

Agenda rutin

tsaqofah

Gerakan dakwah

Buletin Kammi

Tokoh Kita

KRC Serukan Relawan KAMMI Se-Indonesia Lakukan Aksi Solidaaritas dan Penggalangan Dana



#KRCSiaga
#KRCpeduli
 #KAMMIsiagaAsap
#IndonesiaDaruratAsap
#MaskerUntukIndonesia
#OksigenBersih
#IndonesiaDaruratAsap 💭

Hampir dua bulan, bencana kabut asap melanda wilayah Sumatera dan Kalimantan. Kondisi udara di wilayah tersebut sangat tidak sehat. Hal tersebut dibuktikan dengan Indeks Standar Pencemaran Udara di Palembang pada awal Oktober mencapai level sangat berbahaya, yakni 1900 psi (polutan standar indeks). 

Kini kabut asap semakin meresahkan masyarakat. Kondisi kesehatan jutaan jiwa semakin buruk. Penyakit pernafasan melanda dewasa maupun anak-anak. Tidak sedikit yang kehilangan nyawa karena bencana asap ini. Ironisnya, hingga kini Pemerintah pusat belum memberikan tindakan konkrit untuk mengatasi bencana ini. 

Dengan ini menginstruksikan teman-teman Relawan KAMMI se-Indonesia untuk melakukan aksi solidaritas dan penggalangan dana selama 3 pekan bergelombang dari  bersama KRC, untuk menyediakan Air mineral kaya oksigen, Masker N95, Tabung Oksigen Darurat.

Siaga Bencana.
Korps Reaksi Cepat.
- - - - - - - - - - - - - - - - 
Tembusan.
👳 Kartika Nur Rakhman
Ketua Umum PP Kammi 2015-2017

Kirimkan donasimu di
BSM : 7003 499 353
BNI : 0348 586 544
Muamalat : 336 000 2647
A.n Liyuda Saputra 👦
(Kord. KRC)

🐥 @KRC_Pusat
🌐 www.kammi.or.id 
👥 Korps Reaksi Cepat
📱 0852-1919-4444 
       24e7b95a

Kader KAMMI Serang Raih Juara





            Serang – KAMMI yang dikenal sebagai organisasi extraparlementer nyatanya tak hanya konsen dalam mengkritisi pemerintahan, akan tetapi organisasi tersebut juga tidak ketinggalan membina kader-kadernya di berbagai bidang kompetensi. Salah satunya ialah melatih kader-kadernya untuk mampu bersaing di bidang design grafis. Dengan bekal kemampuan ini diharap dapat membuat kreatifitas design menarik dalam mengemas informasi-informasi tentang KAMMI untuk dikonsumsi publik.
            Pelatihan design grafis yang dilakukan oleh KAMMI untuk kader-kadernya itu ternyata membuahkan hasil yang cukup membanggakan. Terbukti dengan diraihnya gelar juara 1 sayembara design grafis tingkat nasional yang diselengarakan penerbit Aria Mandiri (salah satu penerbit di daerah kab.Bandung), oleh kader KAMMI asal kampus IAIN SMH Banten, bernama Suhenda beberapa waktu lalu.
            Kader KAMMI jurusan Komunikasi dan Penyiaran islam ini menyabet gelar juara setelah mengalahkan peserta dari berbagai daerah. “Awalnya Cuma iseng, dan gak nyangka kalau jadi juara, soalnya banyak peserta dari daerah lain yang ikut sayembara ini.” Ujar Suhenda
            Sayembara ini merupakan sayembara untuk membuat design logo penerbit Aria Mandiri yang dilakukan secara online melalui Facebook. “Sayembara membuat logo ini saya ikuti melalui media sosial. Saat saya dapat informasi tersebut, saya langsung ikutan dan akhirnya ketika dapat informasi ternyata saya yang menjadi juara 1”. Tambah Suhenda
            “Prestasi apapun yang diraih oleh kader KAMMI, tentu ini menjadi kebanggan kami semua. Walaupun hal-hal sederhana seperti yang diikuti oleh Akh Suhenda ini. Ke depan semoga semua kader-kader KAMMI menjadi kader yang berprestasi di semua bidang kompetensi.” Tukas Sukatno selaku ketua umum KAMMI Daerah Serang.

            Di era globalisasi ini dituntut untuk kreatif dalam segala hal. Salah satunya ialah design grafis yang dewasa ini menjadi hal yang tak dapat dipandang sebelah mata. Karena dengan mengemas kemasan dengan design yang bagus tentu akan berpengaruh terhadap ketertarikan publik. Entah kemasan informasi melalui pamflet, brosur, spanduk, sampai logo perusahaan. (12/10)

Banten Duduki Peringkat ke 3 Angka Pengangguran Di Indonesia, KAMMI Serang Gelar Seminar Dialog Publik



Serang(10/10/15)SatuBanten- Ratusan mahasiswa Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) menggelar seminar yang bertemakan Dialog publik di Aula Kabupaten Serang di Alun-alun Kota Serang, Sabtu (10/10/15). Acara tersebut dihadiri oleh kordinator Relawan Kampung, Muhammad Arif Kirdiat dan Sekjen KAMMI Banten deni Setiyadi dengan mengangkat tema Maraknya Tenaga Asing Di Banten Selatan. 

Banten terkenal dengan wisatanya, Banten juga terkenal dengan kawasan industri namun banyaknya industri tidak membuat warga banten mengalami perubahan, angka pengangguran di Banten mencapai 488,883 jiwa sampai menempati peringkat ke tiga di Indonesia. Selain itu, pemeritah Indonesia membuka ruang bagi warga asing untuk bekerja di Indonesia.

Banyaknya para warga asing yang bekerja di Indoensia membuat sebagian warga pribumi menyimpan rasa cemburu, karena warga pribumi sulit untuk mencari pekerjaan di negerinya sendiri. Terlebih adanya oknum yang tidak bertangung jawab memberikan kesempatan kerja namun harus membayar 1 sampai 2 juta.

" ini adalah pecelecah bagi warga pribumi ketika orang asing betapa mudahnya memasuki Indonesia untuk bekerja sementara warga sendiri malah dipersulit untuk bekerja," kata muhammad Arif Kirdiat Saat mengisi acara seminar di Aula Kabupaten Serang. 

" dari hal ngelas, ngaduk sampai neplok masa harus dari cina kenapa dengan pekerja kita, ini yang tidak masuk akal ketika dibeberapa media pemerintah Indonesia mengatakan bahwa warga asing bekerja ke Indonesia sebagai ahli teknis sampai operator namun fakta di lapangan hal yang paling gampang pun masa harus dikerjakan oleh orang Asing (cina), "kata M. Arif Kirdiat.

Apa Pemerintah Indonesia tidak percaya skill bangsanya sendiri atau meragukan keahlianya, ada apa dengan pemerintah kita sampai-sampai negara lain dijunjung sedangkan negera sendiri jadi kacung.

" Ada apa dengan Jokowi sehingga baik kepada cina, seakan Jokowi punya jasa ke cina", katanya.

Sementara itu, Sekjen KAMMI Serang, Umam mengatakan, TKA di Banten selain tidak memiliki keahliah dalam bahasa mereka juga tidak memiliki skill bekerja " bisa jadi ini adalah pengaruh kebijakan pemimpin, belakangan ini Jokowi punya hubungan mesra dengan Cina, cina adalah besik dari komunis, apakah ini yang disebut Komunis Gaya Baru (KGB), katanya. (SB/005) - See more at: http://satubanten.com/index.php/news/banten-news/item/2412-banten-duduki-peringkat-ke-3-indonesia-kammi-serang-gelar-seminar-dialog-publik#sthash.EY9cgB0e.dpuf