Headline

Berita KAMMI

Agenda rutin

tsaqofah

Gerakan dakwah

Buletin Kammi

Tokoh Kita

Mahasiswa Shalati “Keranda Jokowi”

RADAR BANTEN. SERANG - Puluhan Mahasiswa yang tergabung dalam Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) se-Banten menggelar aksi mengkritisi kebijakan Presiden Joko Widodo, di perempatan Ciceri, Kota Serang, Jum'at (27/3/2015). Sebelumnya, KAMMI Serang juga telah menggelar aksi serupa.

"Belum genap 1 tahun, pemerintahan Jokowi-JK sangat jauh dari harapan rakyat Indonesia. Yang pada janji-janji mereka pada saat kampanye betul-betul ingin mensejahterakan dan pro rakyat, ternyata hanya janji palsu belaka," ungkap Ketua KAMMI Daerah Serang Sukatno kepada wartawan, Jum'at (27/3/2015).

Dikatakan Sukatno, hanya dengan waktu yang singkat, Jokowi telah mengeluarkan kebijakan yang merugikan rakyat. "Merosotnya nilai tukar rupiah hingga  Rp13.300 merupakan nilai terlemah dalam sejarah, semenjak reformasi terjadi 1998. Hal inilah yang menjadi dasar KAMMI memberikan ultimatum kepada Jokowi," katanya.

Sukatno menjelaskan, selain melemahnya nilai tukar rupiah, Jokowi beberapa kali telah menaikkan harga BBM yang diikuti dengan kenaikan elpiji, Tarif Dasar Listrik serta bahan pokok lainnya. "Kami menuntut kepada Jokowi untuk segera menstabilkan harga kebutuhan pokok, bangkitkan kedaulatan bangsa dan perkuat pemberantasan korupsi," jelasnya.

Pantauan radarbanten.com, para mahasiswa melakukan orasi, menyanyikan yel-yel dan membagikan selebaran kepada pengguna jalan. Nampak aksi ini mendapat pengawalan ketat dari pihak kepolisian. (Fauzan Dardiri)

Sumber : Radar Banten


Aktivis KAMMI Serang Tuntut Jokowi Stabilkan Harga

REPUBLIKA.CO.ID, SERANG -- Ratusan Massa dari Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Serang melakukan aksi long march, dari kampus IAIN Sultan Maulana Hasanudin, Banten menuju Alun-Alun Kota Serang. Mereka menuntut kestabilan harga dan menuding Jokowi tidak becus mengurus negara.

Koordinator lapangan KAMMI, Sukatno mengatakan, lemahnya nilai tukar Rupiah terhadap Dollar Amerika menggambarkan goyahnya sektor ekonomi Indonesia. Sehingga, barang-barang kebutuhan pokok melambung tinggi dan meresahkan masyarakat.

Meski baru beberapa bulan menjabat sebagai Presiden, massa KAMMI Serang menilai kepemimpinan Jokowi gagal.

"Kenaikan harga BBM, dan kebutuhan pokok dari gas LPG sampai bawang sangat menyulitkan kehidupan rakyat, meski Jokowi baru menempati singgasana selama beberapa bulan terakhir, Jokowi tidak becus mengurus negara," kata Sukatno dalam orasi yang disampaikan, Kamis (19/3).

Dalam orasinya, massa KAMMI Serang menyampaikan beberapa tuntutan, terutama stabilisasi harga sembako yang menjadi kebutuhan dasar masyarakat, dan perkuat pemberantasan korupsi di Tanah Air.

"Jika sampai tanggal 20 Mei 2015 tuntutan kami tidak dipenuhi, kami menuntut Jokowi turun," kata Sukatno menegaskan.

Aksi ini juga diwarnai dengan melakukan shalat jenazah dan pembakaran keranda mayat yang dilabeli nama Jokowi. Menurut mereka, aksi tersebut merupakan simbol matinya kepemimpinan Jokowi. “Jokowi sudah tak lagi bisa memimpin, karena dia hanya boneka,” katanya menambahkan.

Sumber : Republika

LINK E-BOOK

Silahkan untuk memenuhi manhaj tugas baca.
Klik  Slideshare KAMDA Serang untuk menambah tsaqofah tentunya. Insha Allah akan ditambah lagi. Semoga bermanfaat.
Jazakallah khair